Fakta Penting Tentang Investasi

  • Mengapa investasi sangat penting ?

Investasi dapat membantu anda untuk mencapai tujuan finansial jangka panjangmu. Meskipun berencana untuk pensiun mungkin masih terlihat sangat jauh, hal ini tentunya akan menjadi tujuan jangka panajng yang paling penting untuk diatur dan investasi akan memungkinkan anda untuk mencapainya. Selain itu, investasi adalah alat yang menawarkan prospek yang baik untuk membangun kekayaan dengan cepat.

  • Investasi bukanlah menabung

Investasi untuk tujuan jangka panjang umumnya akan memakan waktu 5 tahun atau lebih untuk dicapai. Beberapa tujuan ini mungkin termasuk membeli rumah atau merencanakan dana untuk masa pensiun. Investasi biasanya membawa resiko tinggi akan kehilangan uang tabunganmu, tetapi jika dilakukan secara bijaksana, penghasilan yang diberikan dapat secara substansial lebih tinggi dari tabungan. Tabungan sebenarnya untuk tujuan jangka pendek yang umumnya mengambil masa 3 tahun atau kurang untuk dicapai. Beberapa tujuan ini mungkin termasuk membeli mobil atau mendirikan dana darurat. Tabungan jauh lebih aman, memberikan akses mudah dan umumnya penghasilan yang diberikan sangat rendah.

  • Mengatur kehidupan finansial anda

Sebelum memulai investasi dengan baik, cobalah terlebih dahulu memastikan bahwa semua area lain dari kehidupan finansial anda sudah terorganisir dengan baik. Sebagai permulaannya, anda harus mengembangkan rencana pengeluaran dan harus mengikutinya. Selanjutnya, anda harus memiliki rencana penghematan yang konsisten di tempat bersamaan dengan 3 sampai 6 bulan dari biaya hidup yang tersedia. Terakhir, anda harus melunasi semua hutang berbunga tinggi, seperti kartu kredit.

  • Memulai lebih awal

Semakin cepat anda mulai menginvestasikan lebih banyak waktu didalam uang maka semakin cepat pula uang anda akan bertumbuh.

  • Mengotomatisasikan

Setelah anda mulai berinvestasi, kontribusikanlah jumlah tetap terhadap rekening investasi anda secara teratur. Banyak orang yang tergoda untuk memasuki dan meninggalkan pasar dengan mencoba untuk memprediksi kinerja, tetapi penelitian telah menunjukkan bahwa investor yang berinvestasi secara berkala dari waktu ke waktu memiliki hasil yang lebih baik daripada mereka yang berinvestasi secara sporadis.

  • Mendiversifikasi

Sebagian besar orang tentu pernah mendengar pepatah, “Jangan menaruh semua telur ke dalam satu keranjang”. Pepatah ini berlaku juga untuk investasi. Jangan membuat kesalahan dengan berinvestasi dalam satu jenis kendaraan investasi (mis: saham atau obligasi). Karena pada kenyataannya adalah pasar terus berfluktuasi, tidak ada cara untuk mengetahui apakah jenis investasi tertentu akan melakukannya dengan baik pada waktu tertentu. Oleh karena itu, cara terbaik adalah dengan menyebarkan setiap dolar dan menempatkan resiko di beberapa jenis investasi. Hal ini juga sangat bijaksana untuk berinvestasi dalam berbagai pilihan dalam opsi investasi anda. Misalnya memilih saham dan obligasi dalam berbagai industry seperti kesehatan dan teknologi.

  • Menilai resiko toleransimu

Resiko toleransimu adalah kombinasi dari tujuan investasi anda, jumlah waktu yang anda miliki untuk mencapai tujuan anda, pendapatan dan tingkat rasa takut. Resiko toleransimu bukanlah aturan keras dan cepat, sehingga perlu diingat bahwa hal ini dapat berubah dan berfluktuasi sering tergantung pada keadaanmu. Dalam investasi umum, tingkat resiko berkisar diantara konservatif agresif. Pengambilan resiko yang lebih tinggi akan memberikan potensi penghasilan yang lebih tinggi, tetapi banyak kesempatan yang tidak dilakukan dengan baik.

  • Waspadai biaya

Bila anda mencari bantuan investor professional atau saat anda menggunakan alat untuk membantu anda dalam berinvestasi (mis: perdagangan saham online), selalu ada biaya yang terlibat. Sangat bijaksana untuk mengetahui secara persis seberapa banyak yang anda bayar untuk satu layanan dikarenakan biaya mahal dapat dengan mudah menggerogoti porsi keuntungan anda secara signifikan.

  • Memilih penasehat keuangan

Dalam beberapa poin, banyak orang yang mencari nasihat dari pakar professional untuk membantu mereka mencapai tujuan investasinya dikarenakan mereka juga tidak memiliki waktu atau wawasan untuk melakukannya sendiri. Menentukan penasihat keuangan mungkin tampak sesuatu yang luar biasa dan membingungkan. Pada tahap ini, penting untuk memahami jenis saran yang anda cari dan pakar professional yang paling sesuai untuk membantu anda. Secara umum, investor professional dibagi ke dalam 3 kategori yang berbeda: penasihat investasi, makelar dan perencana keuangan.

Penasihat investasi memberikan saran secara terus-menerus tentang efek (mis: saham, obligasi, dan reksadana) yang didasarkan pada tujuan kliennya.

Makelar membeli dan menjual sekuritas atas nama kliennya.

Perencana keuangan memberikan rencana finansial yang komprehensif dimana dapat mencakup memanajemen hutang, perencanaan pensiun dan kebutuhan asuransi.

Beberapa individu dapat berfungsi sebagai salah satu atay lebih dari investor professional yang tercantum diatas. Pastikan untuk melakukan pekerjaan rumahmu sebelum memilih investor professional dan menayakan tentang kewajiban yang sah bagi kliennya.

  • Pilihan investasi:
  • Individual Retirement Accounts (IRA):

Akun ini dapat dibuka di hampir setiap lembaga keuangan. Seorang individu dapat menabung hingga US$ 4.000/tahun. Kedua jenis IRA adalah Roth dan Tradisional.

  • 401K/403B:

Ini adalah rencana kontribusi yang ditawarkan atas nama perusahaan kepada karyawannya. Anda memiliki pilihan untuk memilih persentase laba sebelum pajak anda akan disetorkan ke rekeningmu. Ini adalah salah satu opsi terbaik untuk mengambil keuntungan sekaligus mencapai tujuan masa pensiunmu.

  • Reksadana:

Hal ini dikelola secara professional oleh seorang ahli investasi. Uang dari para investor akan dikumpulkan secara bersamaan dan manager investasi akan memutuskan bagaimana caranay berinvestasi dalam berbagai pilihan saham dan obligasi. Alat investasi ini memiliki keuntungan mengurangi resiko melalui diversifikasi.

  • Saham:

Saham merupakan kepemilikan dalam suatu perusahaan. Sebuah perusahaan biasanya mengeluarkan saham untuk mengumpulkan uang. Saat anda membeli saham, anda menjadi pemegang saham (bagian pemilik) dari perusahaan tersebut. Saham dapat memperoleh atau kehilangan uang dan dapat berinvestasi dalam resiko tetapi mereka memiliki potensi untuk mendapatkan tingkat pengembalian yang tinggi. Cara terbaik adalah dengan melakukan sejumlah penelitian secara ekstensif tentang saham yang anda pilih untuk diinvestasikan atau mencari nasihat dari pakar investasi professional.

  • Real estate:

Pembelian tanah atau property untuk tujuan mendapatkan keuntungan dianggap sebagai investasi real estate. Jenis investasi terbaik terhadap inflasi tetapi bisa sangat sulit untuk mengubahnya menjadi uang tunai dikarenakan property dan tanah tidak mudah untuk dijual.

Comments are closed.